>MAKKAH MADINAH VERSI NII

>

t1.gstatic.com

Sambungan dari : http://niikw9.blogspot.com/2010/06/pengalaman-aktifis-nii-negara-islam.html

Methoda Da’wah mereka adalah seperti cuci otak,langkah awal adalah menabur kebencian terhadap Pemerintah, Methoda Zaman Mekah-Madinah diterapkan dalam kondisi zaman sekarang,Tuhan selalu memberikan 2 jalan tidak ada jalan lain,ajalan itu adalah Kebaikan atau Kebatilan,yang Baik ada di Madinah yang jelek ada di Mekah, Mekah yang dipimpin Abujahal adalah perlambang Kebatilan dan Madinah yang di pimpin oleh Rasululah adalah lambang Kebaikan,maka siapapun yang ingin selamat masuk Syurga harus Hijrah kaffah ke Madinah (bukan tempat tapi Lembaga, karena dalam pemikiran mereka bahwa Madinah adalah Wadah bagi tempat berdirinya Adhinul Islam) maka secara otomatis semua warga di Mekah yang dipimpin oleh Abu Jahal adalah kafir yang harus diperangi tidak melihat saudara secara Nasab siapapun yang ada di Mekah harus diperangi sampai mereka Hijrah ke Madinah, Mekah dalam pemikiran mereka adalah tempat diluar Lembaga Isalam (masih Darul Arqom waktu itu), maka Pemerintah RI dianggap Mekah oleh mereka .

Begitu ambisiusnya saya waktu itu,niat yang ada dalam pikiran waktu itu adalah Hijrah total saya ingin mengorbankan seluruh hidup untuk perjuangan tegaknya Islam tidak terpengaruh dengan niat Kekuasaan, Harta dan lain sebagainya walau oleh mereka sering diiming-iming Jabatan kalau Islam tegak.
Setelah dianggap cukup memadai oleh mereka maka secara sangat sistematis sekali pemikiran saya di dorong untuk memahami bahwa Darul Arkom itu adalah Daulah Islamiyah dan sinonim dengan singkatan DI (Darul Islam), di bawah naungan NII (Negara Islam Indonesia) tetunya dengan segudang dalil ayat-ayat Alquran,karena dalam otak saya sudah penuh dengan doktrinasi saya tidak susah untuk menerima bahwa NII itulah perjuangan Islam yang paling benar saat itu.maka setelah diperkenalkan nama NII semakin gencar saya menerima Da’wah termasuk Sejarah Islam dari mulai perjuangan Rasululloh,Para Kholifah , kemudian Sejarah Islam Indonesia dimulai dari HOS Cokroaminota sampai dengan Proklamirnya Negara Islam Indonesia oleh Sekar Maji Marijan Kartosuwiryo (SMK) dan tentunya Sejarah setelah sang Proklamator NII wafat, KW 9 lah yang dianggap penerus untuk menyelamatkan semua Komandemen NII yang ada semua Fraksi atau KW dibawah Komando KW 9.
Aktifitas saya di NII semakin menggila saya meutuskan untuk keluar dari pekerjaan, termasuk mengundurkan diri dari status saya sebagai karyawan sementara di Lingkungan Pegawai Negeri Sipil Departemen Pekerjaan Umun padahal waktu itu seminggu lagi saya akan diangkat Pegawai Negeri, maklum waktu itu tidak terlalu sulit untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil asal ada KKN, yang kebetulan Ayah saya pun adalah Pegawai Ngeri Sipil dari lingkungan PU (Pekerjaan Umum),saya tidak memerlukan uang sepeserpun untuk jadi Pegawai Negeri itu semata hanya perjuangan Ayah saya yang sangat-sangat saya hormati dan cintai, saya memilih mundur karena sedang begitu gigihnya memperjuangkan Tegaknya kembali NII, saya menganggap bahwa jadi Pegawai Negeri Sipil berarti sama saja menjadi antek anteknya orang Kafir Mekah (Ya Allahhhhhhh begitu bodoh nya saya) saya begitu membuat kecewa orang tua dan keluarga,lingkungan dimana aku tinggalpun merasa sangat heran dengan mundurnya saya dari pekerjaan mereka bertanya-tanya tapi sampai sekarang mereka pun termsauk orang tua saya tidak tahu alasannya mengapa saya keluar (biarlah rasa kecewa itu terkubur dalam-dalam) maafkan aku Ayah,Ibu,…..(semoga Ibu bisa memafkan saya di alam sana).

Bersambung ke : http://niikw9.blogspot.com/2010/06/haram-menikah-dengan-non-nii.html