>MENGAPA MUADHAF MASIH BERTAHAN DI ZAYTUN ?

>Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=170562176303859&comments&fbb=r75898a86&refid=7

Ada tiga golongan yang masih bertahan :

1. Masih mempunyai penghasilan dari dalam, misalkan muadzof yang berbisnis dengan santriwan atau santriwati Zaytun.

2. Mereka yang tidak mempunyai keahlian khusus, pada dasarnya merekapun ingin keluar, tapi takut di luar tidak mendapatkan pekerjaan

3. Mereka yang pasrah, karena bingung, kembali ke keluarga takut tidak diterima, sementara pada waktu jadi mas”ul/aparat NII telah banyak melakukan kegiatan yang menghalalkan segala cara.

Banyak saudara-saudara kita yang masih bertahan di sana, mengutarakan berbagai permasalahan yang mereka hadapi terutama hal ekonomi, yang memprihatinkan, muadzof yang anaknya sekolah di Zaytun jangankan mendapat isan atau gaji, beraspun sudah tidak dapat dan sekarang ini muadzof diizinkan kerja di luar, asal bayar sodaqoh dan infaq ke personalia, itu menandakan bahwa di Zaytun sudah tidak mampu memberikan nafkah pada umatnya malah makin mengemis pada umatnya.

Nasehat untuk Muadzaf, jangan ragu untuk pulang ke rumah pulang ke keluarga sendiri, tidak perlu malu tidak perlu takut, karena Antum terlahir dari Ibu Kandung sendiri yang selalu menyayangi dan mengayomi. Hubungi teman-teman lama, sahabat-sahabat lama, atau muadhaf-muadhaf yang telah keluar dari Zaytun dan mandiri dengan pekerjaannya. Insya Allah, akan mendapat petunjuk pekerjaan yang sesuai. Bisa juga menghubungi nomer telp saya di 08132 8484 289 atau email bahtiar@gmail.com. Demikian semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=170562176303859&comments&fbb=r75898a86&refid=7