>CIRI-CIRI NII NKA KW 9 ZAYTUN

>

From : seseorang@…….com
To : mantanii@yahoo.co.id
Tue, Feb 15, 2011 at 1:51 PM
Subject : Kajian Terselubung NII

Ass, saya mendapatkan email bpk dr intenet, dan saya juga menginginkan saran dari bpk..
Awalnya saya ketemu mereka secara kebetulan (atau mungkin direncanakan). saya pergi ke mall untuk menemani mantan teman kuliah saya mencari sepatu untuk wisuda , dan kami bertemu mereka di sana. salah satunya temen smpnya temen kuliah saya, satunya lagi temennya dia (saya tidak tahu itu temen kuliah atau temen SMAnya). sebut saja dua orang ini A dan B, dan temen kuliah saya C. Si B menceritakan sesuatu yang menurut saya menarik dan itulah kecerobohan terbesar saya.

Setelah menceritakan semua itu, si B minta ketemuan dengan mengajak sepupunya. karena saya penasaran dengan lanjutannya, saya penuhi ajakan itu, dan berlanjut terus sampe 5x pertemuan. pada pertemuan pertama sepupunya si B tidak membawa temannya, tetapi setelah pertemuan kedua sampai kelima sepupunya si B membawa teman-temannya. pertemua pertama sampai ketiga saya tidak merasa perasaan aneh apapun. saya percaya-percaya saja dengan apa yang sepupunya si B sampaikan. pertemuan keempat, yang memberi kajian tersebut bukan sepupunya si B tapi orang lain, yang juga sepertinya mengetahui isi materi tersebut. Tetapi setelah itu, saya merasa perasaan saya gak enak sampe dengan pertemuan kelima.

Saya diminta untuk menjaga “amanah” yang menurut pengertian saya tidak bilang kepada siapapun. Tetapi karena perasaan saya sudah gak enak dan saya sudah merasa aneh, akhirnya saya browsing untuk memastikannya, dan dugaan saya betul. akhirnya saya cerita dengan kakak saya ( ortu saya diluar propinsi) mengenai kajian tersebut, dan kakak saya cerita kalau ada salah satu temannya yang juga terjerat. saya diminta hati-hati dan waspada setelah itu.

Yang membuat saya curiga adalah mantan temen kampus saya (si C) jarang sekali sms saya kalau tidak perlu sekali, dan sekarang entah kenapa di rajin sms saya sekedar menanyakan kabar saya dan saya sedang melakukan apa. jujur, saya merasa terganggu sekali dengan ini.

Dan sekarang ini saya jadi makin waspada dan jadi paranoid, saya merasa di teror mereka, padahal saya belum hijrah ke jakarta, apa yang harus saya lakukan?

Saya akan menyampaikan inti kajian dari lima pertemuan tersebut, yaitu : mendirikan negara dibawah Al-qur’an dan menyuruh saya hijrah ke jakarta jika ingin masuk surga.

Sebelumnya terima kasih untuk sarannya ^^

===============

Wa’alaikum salam pada Sdr/i Seseorang
terima kasih telah bertanya & berbagi informasi dengan kami.
akan kami tanggapi per pokok pikiran / alinea agar runut dan rinci :

On 2/15/11, seseorang@…….com wrote:
> Ass, saya mendapatkan email bpk dr intenet, dan saya juga menginginkan saran
> dari bpk..
> Awalnya saya ketemu mereka secara kebetulan (atau mungkin direncanakan).
> saya pergi ke mall untuk menemani mantan teman kuliah saya mencari sepatu
> untuk wisuda , dan kami bertemu mereka di sana. salah satunya temen smpnya
> temen kuliah saya, satunya lagi temennya dia (saya tidak tahu itu temen
> kuliah atau temen SMAnya). sebut saja dua orang ini A dan B, dan temen
> kuliah saya C. Si B menceritakan sesuatu yang menurut saya menarik dan
> itulah kecerobohan terbesar saya.

dari modus / cara bertemu sudah mencirikan itu NII NKA KW 9 Zaytun,
mengajak pergi ke suatu tempat tapi dibelokkan menjadi bertemu
teman-2nya dan diskusi tentang kondisi, sosial, dan agama …

> Setelah menceritakan semua itu, si B minta ketemuan dengan mengajak
> sepupunya. karena saya penasaran dengan lanjutannya, saya penuhi ajakan itu,
> dan berlanjut terus sampe 5x pertemuan. pada pertemuan pertama sepupunya si
> B tidak membawa temannya, tetapi setelah pertemuan kedua sampai kelima
> sepupunya si B membawa teman-temannya. pertemua pertama sampai ketiga saya
> tidak merasa perasaan aneh apapun.
> saya percaya-percaya saja dengan apa yang sepupunya si B sampaikan.
> pertemuan keempat, yang memberi kajian tersebut bukan sepupunya si B tapi
> orang lain, yang juga sepertinya mengetahui isi materi tersebut. Tetapi
> setelah itu, saya merasa perasaan saya gak enak sampe dengan pertemuan
> kelima.

Pertemuan 1 s.d 3 masih diskusi hal yang ringan-ringan saja
pertemuan selanjutnya membahas tentang kondisi negara yang jahiliyah,
dianggap kafir, fasiq, dhalim, ibadah tidak diterima dan kalau mati
masuk neraka !
agar tidak jahiliyah / makiyah, tidak kafir, tidak fasiq, tidak
dhalim, diterima ibadahnya, dan bila mati masuk sorga ====> harus
hijrah !
untuk hijrah tidak gampang, tidak mudah, tidak gratis, harus siap
berkorban jiwa dan raga …🙂
UUD = Ujung-Ujungnya Duit = itulah ciri khas NII NKA KW 9 Zaytun🙂

> saya diminta untuk menjaga “amanah” yang menurut pengertian saya tidak
> bilang kepada siapapun. Tetapi karena perasaan saya sudah gak enak dan saya
> sudah merasa aneh, akhirnya saya browsing untuk memastikannya, dan dugaan
> saya betul. akhirnya saya cerita dengan kakak saya ( ortu saya diluar
> propinsi) mengenai kajian tersebut, dan kakak saya cerita kalau ada salah
> satu temannya yang juga terjerat. saya diminta hati-hati dan waspada setelah
> itu.

Amanah versi NII NKW 9 tersebut sebenarnya disuruh tutup mulut, agar
doktrin yang telah mereka tanam dibenak Anda tidak bias / kabur,
harapan mereka Anda akan menuruti apapun arahan mereka🙂

Syukur Alhamdulillah, Anda “memecah telur” aksi tutup mulut versi
mereka dengan mencari literatur / referensi / bacaan melalui internet.

Syukur Alhamdulillah juga, Anda BERANI menceritakan masalah ini pada
kakak Anda, Insya Allah kakak akan melindungi dan membela adiknya dari
gangguan doktrin perekrutan anggota baru Ajaran NII NKA KW 9 Zaytun
tersebut. Ikuti nasehat kakak Anda untuk hati-hati dan waspada, pasti
aman dan selamat dari kejaran NII Zaytun sesat tersebut.

> yang membuat saya curiga adalah mantan temen kampus saya (si C) jarang
> sekali sms saya kalau tidak perlu sekali, dan sekarang entah kenapa di rajin
> sms saya sekedar menanyakan kabar saya dan saya sedang melakukan apa. jujur,
> saya merasa terganggu sekali dengan ini.

Si C rajin meng-sms Anda menanyakan kabar dan sedang melakukan apa
Anda, sebenarnya itu usaha dia untuk memantau, memonitor, atau
mengamati Anda dari jarak jauh agar tidak lari dari usaha perekrutan
NII NKA KW 9 Zaytun.

> dan sekarang ini saya jadi makin waspada dan jadi paranoid, saya merasa di
> teror mereka, padahal saya belum hijrah ke jakarta, apa yang harus saya
> lakukan?

Pertama yang harus Anda lakukan ialah perbanyak membaca di internet
kisah-kisah pengikut yang telah sadar dan keluar dari NII NKA KW 9
Zaytun. Insya Allah kisah-kisah tersebut akan menumbuhkan jiwa
keberanian Anda melawan mereka dan menginpirasi cara-cara menghadapi
teror mereka.

Kedua, ceritakan masalah Anda ini seluas-luasnya pada keluarga Anda :
Bapak, Ibu, Kakak, Om, Tante, karena keluargalah yang mampu melindungi
dan membela Anda dengan sepenuh hati dari gangguan mereka. Ceritakan
juga pada sahabat-sahabat dan teman-teman yang anda percayai dapat
membantu dan melindungi Anda dari gangguan mereka.

Insya Allah dengan kedua langkah di atas sudah cukup untuk menghadapi
teror NII NKA KW 9 Zaytun.

> Saya akan menyampaikan inti kajian dari lima pertemuan tersebut, yaitu :
> mendirikan negara dibawah Al-qur’an dan menyuruh saya hijrah ke jakarta jika
> ingin masuk surga.
> sebelumnya terima kasih untuk sarannya ^^
>

Jangan pernah mau lagi ditemui mereka bila tidak didampingi Kakak, apa
lagi pergi sendiri ke Jakarta untuk hijrah versi NII Zaytun. Di tiap
kota dan kampus, kami sudah memiliki perwakilan untuk membantu korban2
NII Zaytun, nomer telpon dapat dilihat di website
http://niikw9.wordpress.com

Bila ada pertanyaan lagi, jangan ragu untuk berkirim email lagi.

Salam,
bahtiar
081328484289, mantan nii zaytun, bahtiar@gmail.com, mantanii@yahoo.co.id